SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Di tengah meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, sosok muda asal Surabaya, Antonius Billy Handiwiyanto, S.H., M.H., tampil sebagai figur yang berani berdiri di garis depan. Atas kiprahnya memperjuangkan keadilan bagi korban kekerasan dan pelecehan, Billy menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan dari Detik.com.
Penghargaan bergengsi ini menjadi pengakuan atas dedikasinya dalam membela hak-hak perempuan dan anak baik di ruang sidang maupun di tengah masyarakat. Billy dikenal bukan hanya sebagai advokat yang piawai dalam litigasi, tetapi juga sebagai sosok yang berani menyuarakan kasus-kasus yang kerap tertutup stigma dan tekanan sosial.

Salah satu kiprah Billy yang mendapat perhatian publik adalah keberaniannya mendampingi korban dalam kasus dugaan pelecehan oleh seorang bos penerbit musik ternama di Jawa Timur, yang kini ditangani Polda Jatim. Dengan ketegasan dan empati, Billy menunjukkan bahwa advokat memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelindung bagi korban yang sering kali tak punya daya bersuara.
Tak hanya berhenti di kasus pelecehan, Billy juga aktif menangani perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dalam salah satu kasus yang melibatkan selebritas berinisial SM, ia berhasil menyelesaikan perkara melalui pendekatan Restorative Justice mengedepankan pemulihan sosial dan psikologis, bukan semata menghukum.

Menurut Billy, keadilan sejati tak sekadar terwujud dalam putusan pengadilan, tetapi dalam proses pemulihan martabat manusia. “Hukum harus bermanfaat dan mengedepankan perdamaian. Ultimum remedium bukan sekadar teori, tapi nilai yang harus diterapkan dalam praktik,” tegasnya.
Dalam sambutannya usai menerima penghargaan dari Detik.com, Billy menyampaikan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar di balik penghargaan tersebut.
“Terima kasih kepada Detik atas penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus melangkah lebih jauh. Semoga penghargaan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan advokat bahwa hukum harus bermanfaat, mengedepankan perdamaian, serta menerapkan asas ultimum remedium,” ujar Billy, Kamis (6/10/2025).
Ia menegaskan, perjuangan melindungi perempuan dan anak tidak boleh berhenti di meja hukum. Bagi Billy, advokasi adalah gerakan moral dan sosial yang harus terus hidup di tengah masyarakat. Ia berharap semakin banyak advokat muda berani berdiri di garis depan membela mereka yang tak terdengar.
Perjalanan Antonius Billy Handiwiyanto menjadi bukti bahwa profesi advokat bukan sekadar karier hukum, melainkan panggilan kemanusiaan. Dari Surabaya, ia menyalakan obor kecil keadilan menerangi jalan bagi para korban yang masih mencari keberanian untuk bersuara.
Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan yang diterimanya bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen panjang untuk menghadirkan wajah hukum yang lebih manusiawi, berkeadilan, dan berpihak pada mereka yang lemah.(**)






