KABUPATEN TOBA, Nusantaraabadinews.com – Selasa, 8 Desember 2025 menjadi momentum penting bagi Kejaksaan Negeri (Kejari) Toba yang menggelar Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di halaman kantor setempat. Tahun ini, Kejaksaan RI mengusung tema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat”, sebuah pesan tegas yang selaras dengan Asta-Cita Presiden Republik Indonesia yang mendorong reformasi politik, hukum, dan birokrasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dalam amanat yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri Toba, Jaksa Agung menekankan ajakan kuat kepada seluruh insan Adhyaksa agar memperkuat tekad, memperbarui semangat, dan meningkatkan kualitas kerja dalam upaya pemberantasan korupsi. Integritas dan profesionalisme ditegaskan sebagai pilar utama bagi Kejaksaan di seluruh Indonesia.

Upacara ini tidak sebatas seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen kolektif. Momentum Hakordia ditegaskan sebagai titik penting untuk mempererat kolaborasi Kejaksaan dengan kementerian, lembaga negara, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta organisasi masyarakat sipil. Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem nasional yang menolak segala bentuk penyimpangan dan perilaku koruptif.
Kepala Kejaksaan Negeri Toba, Muslih, S.H., M.H., dalam pesannya kepada seluruh jajaran, menegaskan pentingnya memperketat sistem pengawasan internal, memperkuat integritas aparatur, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan wewenang. Ia juga mengajak seluruh pegawai Kejari Toba untuk terus memberikan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel sebagai pondasi membangun kepercayaan masyarakat.

Peringatan Hakordia 2025 di Kabupaten Toba ini menjadi pengingat bahwa perang melawan korupsi tidak boleh berhenti. Melalui keberanian moral, keteladanan, dan kerja bersama, Kejaksaan disebut siap mendukung upaya nasional mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berkeadilan.(**)






