SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Rumah Sakit (RS) Universitas Surabaya (Ubaya) memperkuat layanan trauma center serta menyiapkan layanan jantung kateterisasi laboratorium (catheterization laboratory/cathlab) pada 2026 guna melengkapi layanan kesehatan komprehensif bagi masyarakat.
Direktur RS Ubaya dr Wenny Retno Sarie Lestari mengatakan pengembangan layanan tersebut dilakukan seiring dengan komitmen rumah sakit meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Dan di usia 3 tahun ini pun kita pasti akan terus melanjutkan trauma center di Rumah Sakit Ubaya dan juga meningkatkan lagi untuk branding Sport Clinic. Di tahun depan kita akan ada pelayanan baru, di tahun ini akan ada pelayanan baru 2026 ini untuk pelayanan jantung catlab,” terang Wenny, Kamis (05/03/25).
Wenny menambahkan layanan Sport Clinic RS Ubaya selama ini banyak melayani atlet dari berbagai cabang olahraga di Jawa Timur, termasuk atlet profesional.
“Sport clinic kita terutama melayani dari atlet-atlet Jawa Timur khususnya ya, yang saat ini memang kita sudah cukup banyak melayani atlet-atlet di antaranya juga kita dari Persebaya, kemudian atlet-atlet dari cabor binaan dari KONI Jatim,” katanya.
Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi atlet, tetapi juga masyarakat umum yang aktif berolahraga atau sport enthusiast.
“Sport enthusiast pun juga banyak mengakses sport clinic kami. Banyaknya cedera-cedera olahraga seperti cedera ACL ya. Jadi, operasi di kami dengan minimal invasif, arthroscopy dan juga dilanjutkan dengan pelayanan fisioterapi di kami,” imbuh Wenny.
Wenny kembali menambahkan, salah satu keunggulan layanan rehabilitasi di RS Ubaya adalah hidroterapi atau terapi di dalam air yang dapat membantu mempercepat pemulihan cedera pada atlet.
“Karena kami salah satu keunggulannya ada hidroterapi atau terapi di dalam air yang bisa mempercepat atau recovery dari atlet-atlet sehingga bisa kembali back to sport bahkan back to performance,” jelasnya.
Selain pengembangan layanan, RS Ubaya juga menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan untuk menghadapi masa libur Lebaran dengan memastikan pelayanan tetap berjalan selama 24 jam.
“Libur lebaran pastinya kami sudah siapkan tim kami yang pasti kami siaga 24 jam dan juga mempersiapkan seluruh fasilitas kami sehingga tidak ada kendala dalam memberikan pelayanan selama libur lebaran, pasca lebaran dan seterusnya,” ujarnya.
Ia memastikan tidak ada layanan yang dihentikan selama libur Lebaran, termasuk layanan hemodialisis, instalasi gawat darurat (IGD), kamar operasi, serta layanan intensif.
“Enggak ada. Hemodialisis tetap jalan. IGD pastinya, kamar operasi dan juga pelayanan intensif. Ventilator kami juga standby. Intinya kami siap mendukung semua pelayanan selama libur itu,” ujar Wenny lagi.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, RS Ubaya menyiapkan sekitar 150 tenaga medis dan karyawan yang bertugas secara bergiliran selama periode libur Lebaran.
“Untuk personel kami tetap sesuai dengan plotting-plotting-nya karena kita punya perawatan dari pelayanan medis dan keperawatan. Kami sudah siapkan 150 karyawan untuk bisa mempersiapkan pelayanan yang bisa tetap berjalan 24 jam,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pasien untuk tetap mengikuti rekomendasi dokter sebelum memutuskan pulang atau mengambil cuti perawatan demi menjaga keselamatan pasien.
“Semua harus tetap dengan rekomendasi dokter spesialis kita. Supaya semua tetap atas nama keselamatan pasien ya. Jangan sampai nanti cuti sebenarnya keadaannya memang belum memungkinkan untuk pulang atau cuti,” pungkas Wenny.






