SURABAYA – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terus ditunjukkan oleh jajaran Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur. Memasuki hari ke-17 Ramadan, Sabtu (07/03/2026), MAKI Jatim kembali menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil gratis bagi masyarakat dan para pengguna jalan.
Kegiatan berbagi tersebut dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan pos polisi seberang Terminal Terminal Purabaya (Bungurasih). Lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu jalur utama dengan arus lalu lintas yang cukup padat menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan MAKI Jatim menyiapkan sebanyak 250 paket takjil yang dibagikan kepada pengendara roda dua, sopir angkutan, ojek online, hingga masyarakat sekitar yang melintas di kawasan tersebut.
Adapun menu takjil yang dibagikan pada hari ke-17 Ramadan ini terdiri dari:
250 pack mie goreng lengkap dengan telur dadar
250 pack kurma
250 botol es sirup melon dengan isian blewah
250 pack gorengan ote-ote ukuran besar
Sejak menjelang sore hari, para relawan MAKI Jatim sudah bersiap di lokasi untuk menata dan menyiapkan paket takjil agar pembagian dapat berjalan tertib dan lancar. Ketika waktu berbuka semakin dekat, para relawan mulai membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas.
Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil, diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin MAKI Jatim selama bulan Ramadan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama para pengguna jalan yang belum sempat sampai di rumah saat waktu berbuka,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para relawan dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, kegiatan berbagi takjil ini tidak akan berjalan dengan baik.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara organisasi masyarakat dengan warga sekitar. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat para pengendara dan pejalan kaki dengan tertib menerima paket takjil yang dibagikan oleh para relawan.
Banyak pengendara yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Bagi mereka, takjil tersebut sangat membantu, terutama bagi yang masih harus melanjutkan perjalanan saat waktu berbuka tiba.
MAKI Jatim berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan berbagi takjil selama bulan Ramadan sebagai bagian dari gerakan sosial kemasyarakatan. Dengan kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Melalui aksi nyata tersebut, MAKI Jatim berharap Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah secara spiritual, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu sesama yang membutuhkan.






