Hadirkan Pendongeng, Beginilah Bukber Seru Untag Surabaya dengan Anak Yatim Piatu

  • Whatsapp
IMG 20260312 WA0008

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Ratusan anak yatim piatu dari 10 panti asuhan di Surabaya, mengikuti buka puasa bersama yang digelar Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Buka puasa yang berlangsung di lantai dua Aula Graha Wiyata Untag Surabaya ini merupakan bagian dari upaya mempererat nilai kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., menyampaikan komitmen Untag Surabaya untuk selalu meningkatkan kepekaan sosial kepada masyarakat.

“Kegiatan buka puasa bersama anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian sosial yang secara konsisten dilakukan oleh kampus,” ujar Harjo, Rabu (11/03/26).

Acara buka bersama yang dihadiri pimpinan yayasan dan universitas, dosen serta tenaga kependidikan tersebut diawali dengan rangkaian kegiatan keagamaan, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dongeng hiburan.

“Mari teladani sikap-sikap Nabi Muhammad SAW yang selalu berbagi dan peduli tanpa pandang apakah orang tersebut baik atau buruk kepada kita,” kata dosen Fakultas Teknik, Ir. Ar. Muhammad Faisal, S.T., M.T., IAI., dalam kultumnya
.

Momentum ini menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan di lingkungan sivitas akademika.

Melalui kegiatan ini, Untag Surabaya ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu sekaligus menanamkan nilai empati kepada seluruh sivitas akademika.

Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.

Selain berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang hadir dari Lembaga Sosial Nurul YAPIFA, Laznas Sahabat Yatim, Panti Al Hasyimi, Yayasan Al Anshor, Yayasan Yatim Sayang Nginden, Bismar Al Mustakim, PA Putri Aisiyah, Yayasan Al Hidayah, Yayasan Baziz, dan Panti Asuhan Ulul Azmi.

Santunan tersebut berupa bantuan dana yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta berkumpul untuk menikmati hidangan berbuka puasa.

Interaksi hangat antara sivitas akademika Untag Surabaya dengan anak-anak yatim piatu menciptakan suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan.

Salah seorang anak yatim piatu yang hadir, Anisa Latif, mengungkapkan rasa bahagia karena dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Senang dapat berbuka puasa bersama, bertemu orang-orang, dan mendengar dongeng yang lucu,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa keberadaan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, Untag Surabaya berupaya membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat serta menanamkan nilai kepedulian kepada generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *