Peluang Dual Degree di Kampus Mitra Internasional dengan Beasiswa Garuda ITS Surabaya

  • Whatsapp
IMG 20260312 WA0168

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuka kesempatan bagi calon mahasiswa melalui program beasiswa yang memberikan peluang menempuh pendidikan double degree bersama sejumlah kampus mitra di luar negeri.

Program tersebut adalah Beasiswa Garuda yang menjadi salah satu jalur bagi lulusan SMA sederajat untuk meraih dua gelar sarjana sekaligus dalam satu masa studi.

Melalui program ini mahasiswa dapat menempuh perkuliahan di ITS serta melanjutkan sebagian masa studinya di universitas mitra di luar negeri hingga memperoleh dua ijazah saat lulus.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D, mengungkapkan ITS menjadi salah satu perguruan tinggi yang dipercaya pemerintah untuk melaksanakan program Beasiswa Garuda.

“Beasiswa Garuda tahun ini diberikan kepada beberapa perguruan tinggi di Indonesia, dan ITS menjadi salah satunya. Selain ITS, ada tujuh perguruan tinggi lain yang ditunjuk oleh Kemendiktisaintek untuk menjalankan program ini,” terang Prof. Nurul di Surabaya, Kamis (12/03/26).

Prof. Nurul menjelaskan, ITS menyiapkan sekitar 10 program yang dapat diikuti mahasiswa melalui skema ini, enam antaranya berasal dari International Undergraduate Program (IUP), yakni Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Geofisika, Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Manajemen Bisnis.

“Program Teknik Informatika memiliki beberapa skema kerja sama karena bermitra dengan University of Queensland yang membuka peluang kolaborasi lintas program studi, dan ITS juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri seperti University of Queensland Australia, National Taiwan University Taiwan, serta Curtin University Australia. Kampus-kampus tersebut jadi peluang mahasiswa untuk memilih program IUP dengan skema double degree bersama mitra ITS,” ungkapnya.

Prof. Nurul menambahkan program Beasiswa Garuda juga membuka kesempatan luas bagi siswa dari berbagai latar belakang ekonomi, selama memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, siswa tetap memiliki peluang besar untuk memperoleh beasiswa tersebut.

“Menjadi kesempatan luar biasa terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu, selama mereka memiliki prestasi, antara lain penghargaan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) maupun prestasi lain yang telah melalui proses kurasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” paparnya.

Prof. Nurul menambahkan, penerima Beasiswa Garuda mendapatkan dukungan pembiayaan secara penuh selama menjalani studi di ITS hingga melanjutkan pendidikan di kampus mitra di luar negeri.

“Beasiswa ini mengcover seluruh kebutuhan mahasiswa, baik ketika kuliah di ITS maupun saat melanjutkan studi di universitas mitra di luar negeri, mereka mendapatkan dukungan biaya hidup atau living allowance,” imbuhnya.

Prof. Nurul berharap program Beasiswa Garuda dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan tinggi.

“Beasiswa Garuda merupakan program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bertujuan membantu putra-putri terbaik Indonesia untuk menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia, melalui program ini mahasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga fasilitas penunjang seperti biaya hidup selama masa studi,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Guru Besar Departemen Kimia ITS ini juga merinci besaran daya tampung untuk program regular 2026.

Terdapat 1.639 kursi untuk jalur SNBP, 2.503 kursi untuk jalur SNBT, dan 3.018 kursi untuk jalur seleksi mandiri. “Sebanyak 7.160 kursi total untuk program S1 dan D4,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *