PT. Indie Syafa Transforma Peletakan Batu Pertama, Tanda Dimulainya Proyek BSR

  • Whatsapp
IMG 20260401 WA0072

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – PT. Indie Syafa Transforma resmi memulai pembangunan proyek perumahan Blue Syafa Resort (BSR) di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Dimulainya pembangunan hunian premium ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin (30/03/26).

Berada di lokasi yang strategis, proyek ini dekat dengan jalur pantura yang hanya berjarak sekitar 200 meter.

“Alhamdulillah acara dapat berlangsung dengan lancar dikarenakan dukungan dari semua pihak yang telah bekerjasama demi lancarnya semua agenda hari ini,” ujar Asisten Pribadi dan Hubungan Masyarakat dan Perkembangan Bisnis PT. Indie Syafa Transforma, A. Hasyim dalam sambutannya mewakili direktur utama.

Proyek ini sendiri menyasar segmen masyarakat yang menginginkan hunian berkualitas sekaligus peluang investasi properti yang menjanjikan.

Manager Proyek Revi menyebut, rencananya dalam waktu dekat pembangunan pertama adalah pembangunan jembatan. Dan untuk pekerjaan selanjutnya dilakukan sesuai urutan mengikuti time schedule.

“Termasuk untuk pembangunan beberapa rumah seperti rumah contoh, agar user atau pembeli dapat mengetahui rumah dalam bentuk nyata dari rumah yang akan dibeli,” kata Revi.

“Jadi harapannya adanya rumah contoh ini akan membantu khususnya kepada marketing untuk penjualannya lebih baik,” tambahnya.

Hasyim juga menambahkan, kedepan diharapkan model rumah yang dibangun ini dapat menjadi salah satu pilihan terbaik dalam Masyarakat.

“Yang pasti tipe resort ini adalah tipe unggulan di proyek ini, unit ini belum ada di Probolinggo,” ujar Hasyim.

Hasyim juga berharap seluruh proses pembangunan didepannya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

“Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang ikut andil didalam proses pengurusan awal termasuk subcon pelaksana yang akan nantinya akan melakukan Pembangunan,” pungkas Hasyim.

Acara yang dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan pemotongan pita tersebut dihadiri perwakilan pejabat atau instansi terkait, masyarakat sekitar dan perwakilan perusahaan yaitu legal, manager proyek, asisten (mewakili Direktur Utama yang kebetulan sedang berhalangan hadir) juga pegawai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *