Komitmen Berantas Premanisme, Polda Jatim Ringkus 319 Tersangka dalam Operasi Besar Mei 2026

  • Whatsapp
IMG 20260602 WA0047

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama seluruh jajaran Polres di wilayah Jawa Timur terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memberantas aksi premanisme serta berbagai tindak kriminalitas yang meresahkan warga.

Sepanjang periode bulan Mei 2026, aparat kepolisian berhasil mengungkap ratusan kasus kriminal dengan jumlah tersangka yang diamankan mencapai ratusan orang. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Polda Jatim dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Timur.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers resmi yang digelar di Mapolda Jawa Timur dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol. Widi Atmoko, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast, serta Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Alfaridi Jumhur.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto menjelaskan bahwa berbagai operasi dan penindakan yang dilakukan selama bulan Mei 2026 merupakan bagian dari langkah nyata kepolisian dalam memberantas aksi premanisme, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lain yang meresahkan masyarakat.

IMG 20260602 WA0046“Polda Jawa Timur bersama seluruh Polres jajaran selama periode bulan Mei 2026 telah melaksanakan berbagai kegiatan kepolisian dalam rangka memberantas aksi premanisme, kejahatan jalanan, serta tindak kriminal lain yang meresahkan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.

Kapolda menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif dan represif guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah-wilayah yang dinilai rawan tindak kriminalitas.

Dari hasil operasi yang dilakukan secara intensif di berbagai daerah, Polda Jatim bersama jajaran berhasil mengungkap sebanyak 320 kasus kriminal dengan total 319 tersangka yang berhasil diamankan. Para tersangka berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan terlibat dalam berbagai bentuk tindak pidana.

Adapun kasus yang berhasil diungkap di antaranya aksi premanisme, pengeroyokan, penganiayaan, pemerasan, pencurian dengan kekerasan, hingga berbagai tindak kriminal jalanan lainnya yang selama ini meresahkan masyarakat.

Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah pelaku yang diketahui melakukan aksinya dengan membawa senjata tajam maupun senjata api rakitan. Hal tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan sekitar.

IMG 20260602 WA0044 IMG 20260602 WA0043

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel di lapangan serta dukungan masyarakat yang cepat memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” tambah Kapolda.

Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan berbagai barang bukti yang digunakan para pelaku untuk menjalankan aksinya. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 12 unit kendaraan roda empat, 17 senjata tajam, 18 butir amunisi, uang tunai puluhan juta rupiah, serta berbagai alat lain yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.

Tidak hanya itu, dari hasil pemeriksaan sementara, aparat kepolisian juga menemukan adanya keterlibatan beberapa pelaku yang diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang saat menjalankan aksi kriminalitas.

Polda Jatim memastikan akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus-kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan maupun kelompok tertentu yang terorganisir di balik aksi kriminal yang terjadi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Kombes Pol. Widi Atmoko menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan operasi cipta kondisi di berbagai wilayah guna menekan angka kriminalitas dan mencegah munculnya aksi kejahatan baru.

IMG 20260602 WA0048

“Kami akan terus bergerak cepat dalam merespons laporan masyarakat. Setiap informasi yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius demi menjaga keamanan masyarakat Jawa Timur,” tegas Kombes Pol. Widi Atmoko.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengetahui adanya aksi premanisme maupun tindak kriminal di lingkungan sekitar.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat membantu aparat kepolisian dalam mempercepat pengungkapan kasus dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian. Apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas atau menjadi korban, segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Alfaridi Jumhur menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang dianggap rawan kriminalitas. Langkah tersebut dilakukan agar tindakan pencegahan maupun penindakan dapat dilakukan secara maksimal dan tepat sasaran.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kriminal di wilayah Jawa Timur. Seluruh jajaran kepolisian diminta terus meningkatkan pengawasan, patroli, serta penegakan hukum secara tegas dan terukur.

“Kami ingin memastikan masyarakat Jawa Timur merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kepolisian akan terus hadir memberikan perlindungan dan penegakan hukum terhadap setiap bentuk tindak kriminalitas,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan pengungkapan ratusan kasus kriminal tersebut, Polda Jatim berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur tetap aman, kondusif, dan terkendali, sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *