PATI , Nusantaraabadinews.com – Ketua DPC PPP Surabaya, H. Muhaimin, SH., MM, menghadiri rangkaian kegiatan Suro/Haul Mbah Syekh Ahmad Mutamakin Waliyullah yang digelar di kawasan makam dan kompleks peninggalan Mbah Mutamakin, Kajen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan kepada ulama besar Nusantara sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan para ulama, habaib, tokoh masyarakat, dan jamaah dari berbagai daerah.
Salah satu rangkaian kegiatan yang diikuti H. Muhaimin adalah prosesi Lelang Selambu, sebuah tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan haul Mbah Syekh Ahmad Mutamakin. Tradisi ini memiliki nilai religius dan sosial yang tinggi, karena hasil lelang dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan keagamaan, perawatan kompleks makam, serta berbagai aktivitas kemasyarakatan.
Ribuan jamaah tampak memadati lokasi acara sejak pagi hari. Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mengikuti doa bersama, pembacaan tahlil, pengajian, hingga prosesi lelang selambu yang menjadi momen paling dinantikan dalam rangkaian haul tersebut.
Dalam kesempatan itu, H. Muhaimin menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa besar dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai, moderat, dan penuh kasih sayang di Nusantara.

“Haul para wali dan ulama bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan, meneladani akhlak, serta memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sosok Mbah Syekh Ahmad Mutamakin merupakan salah satu ulama besar yang memiliki peran penting dalam dakwah Islam di Pulau Jawa. Keteladanan beliau diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan mengamalkan ajaran Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Prosesi Lelang Selambu sendiri berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta lelang mengikuti kegiatan tersebut dengan semangat kebersamaan serta niat untuk berpartisipasi dalam mendukung keberlangsungan syiar Islam. Tradisi ini juga menjadi simbol kecintaan umat kepada para ulama sekaligus bentuk gotong royong dalam menjaga warisan budaya dan spiritual yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain mengikuti lelang selambu, H. Muhaimin juga bersilaturahmi dengan para kiai, tokoh agama, dan masyarakat yang hadir dari berbagai daerah. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh hubungan antara umat, ulama, dan berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian Suro/Haul Mbah Syekh Ahmad Mutamakin setiap tahunnya menjadi salah satu agenda keagamaan yang selalu dipadati jamaah. Selain menjadi ajang memperdalam nilai-nilai spiritual, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar karena meningkatnya aktivitas para pedagang, pelaku UMKM, dan sektor jasa selama pelaksanaan acara.
Melalui kehadirannya dalam kegiatan tersebut, H. Muhaimin berharap semangat perjuangan para ulama, khususnya Mbah Syekh Ahmad Mutamakin, terus hidup di tengah masyarakat serta menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan meneruskan perjuangan dakwah yang membawa kedamaian serta kemaslahatan bagi bangsa dan negara. (Abie)






