MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Semangat nasionalisme mulai ditempa menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 76 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Madiun Tahun 2026 resmi memasuki pemusatan latihan dan masa karantina sebagai persiapan mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara 17 Agustus mendatang.
Pemusatan latihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, di Alun-Alun Reksogati Caruban, Selasa (28/7/2026). Momentum tersebut menjadi awal pembentukan fisik, mental, disiplin, serta jiwa kepemimpinan para calon Paskibraka.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Madiun Hestu Wiradriawan, jajaran pelatih gabungan TNI-Polri, DanKi, DanTon, tim pengawal, serta seluruh peserta terpilih.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun, Hestu Wiradriawan, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan hasil seleksi panjang yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026.
Sebanyak 453 pelajar dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Madiun mengikuti tahapan seleksi. Setelah melalui berbagai tes, hanya 78 peserta yang lolos ke tahap akhir.
Dari jumlah tersebut, dua peserta berhasil terpilih mewakili Kabupaten Madiun pada seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. Sementara 76 peserta lainnya dipersiapkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Madiun untuk bertugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
“Pelatihan ini bertujuan menyiapkan fisik dan mental peserta menjelang 17 Agustus, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berjiwa Pancasila, disiplin, dan berwawasan kebangsaan. Tim pelatih menerjunkan personel gabungan dari Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun, dan Sub Garnisun Tetap 0803 Madiun,” ujar Hestu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menyampaikan bahwa keberhasilan menjadi anggota Paskibraka merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, proses latihan bukan hanya membentuk kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membangun karakter, integritas, semangat nasionalisme, dan jiwa kepemimpinan.
“Ini bukan sekadar latihan baris-berbaris atau olah fisik belaka. Di sini mental kepahlawanan, nasionalisme, dan kedisiplinan kalian ditempa. Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan yang akan membawa bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Sigit.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti latihan selama 15 hari dan masa karantina tiga hari dengan sungguh-sungguh agar mampu menampilkan performa terbaik saat menjalankan tugas pada 17 Agustus nanti.
“Jalankan tugas ini dengan ikhlas dan penuh rasa bangga. Tunjukkan bahwa kalian mampu mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan gagah pada 17 Agustus mendatang,” tambahnya.
Sebagai simbol dimulainya pemusatan latihan, Sekda melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada perwakilan pelatih.
Hestu Wiradriawan berharap para anggota Paskibraka Kabupaten Madiun tidak hanya sukses menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi pelajar lainnya setelah kembali ke sekolah masing-masing.
Menurutnya, pengalaman selama mengikuti pemusatan latihan dan karantina akan menjadi bekal penting dalam membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan.
Pelaksanaan pemusatan latihan hingga masa karantina mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi. Unsur yang terlibat meliputi TNI, Polri, Kogartap, Lanud Iswahjudi, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, tim medis Puskesmas, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun.
Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa Pancasila, serta siap mengemban tugas negara sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.






