Bazar Kemerdekaan Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Kupang Panjaan Surabaya Bergoyang Bersama Orkes Dangdut Lambada

  • Whatsapp
Foto: Bazar Kemerdekaan HUT ke-81 RI warga Kupang Panjaan Surabaya dimeriahkan orkes dangdut LAMBADA
Foto: Bazar Kemerdekaan HUT ke-81 RI warga Kupang Panjaan Surabaya dimeriahkan orkes dangdut LAMBADA

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di lingkungan warga Kupang Panjaan RT 02/RW 04, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Rabu (19/8/2026).

Warga menggelar bazar kemerdekaan yang menghadirkan beragam makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi warga untuk menikmati kuliner, tetapi juga menjadi sarana hiburan dan mempererat kerukunan antarwarga.

Bacaan Lainnya

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan orkes dangdut LAMBADA pimpinan Cipto. Alunan musik dangdut membuat suasana kampung semakin hidup. Warga dari berbagai kalangan turut menikmati hiburan, bahkan ikut bergoyang bersama.

Para pedagang yang hadir dalam bazar tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kota Surabaya. Mereka menawarkan beragam dagangan yang dapat dinikmati anak-anak hingga orang dewasa.

Ketua RT 02/RW 04, Arif, mengaku bahagia melihat antusiasme warga terhadap kegiatan bazar yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Begitu bahagia sekali dengan diadakannya Basar untuk para warganya ataupun menghibur bagi yang pulang kerja untuk menyenangkan keluarga dengan pergi Basar yang Makanan dan Minuman Harganya merakyat dapat dijangkau dan diiringi alunan lagu orkes dangdut LAMBADA yang syahdu,” ujar Arif.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Warga dapat menikmati makanan dan minuman bersama keluarga tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggal.

Selain menjadi hiburan, bazar juga memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk menawarkan dagangan kepada masyarakat.

Hal senada disampaikan Amin, salah satu warga RT 02/RW 04 Kelurahan Dr Soetomo. Ia menilai keberadaan bazar memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Amin yang sehari-hari membuka usaha giras mengaku senang karena lokasi usahanya turut menjadi tempat cangkrukan warga. Dengan adanya bazar dan hiburan musik, aktivitas masyarakat di lingkungan tersebut menjadi semakin ramai.

“Dengan adanya Basar dapat menambah penghasilan karena beliau buka giras yang biasanya buat cangkrukan para warga sekitar,” kata Amin.

Keramaian tersebut membuat suasana lingkungan kampung semakin semarak. Warga tidak hanya datang untuk membeli makanan, tetapi juga berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati hiburan bersama.

Sementara itu, H. Ali selaku sesepuh kampung menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kemeriahan perayaan kemerdekaan dapat dibangun dari lingkungan sendiri selama warga memiliki semangat kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa hiburan tidak selalu harus dinikmati di luar kampung. Dengan kebersamaan dan gotong royong, lingkungan permukiman juga dapat menghadirkan kegiatan yang meriah sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

“Dengan adanya Basar merasa senang sekali karena hiburan itu gak harus diluar kampung diarea kampung pun bisa meriah karena kita bersama sama membangun kerukunan antar warga,” tegas H. Ali.

Kemeriahan semakin pecah ketika H. Ali turut menyanyikan lagu “Kandas” yang menjadi lagu permintaan warga. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang sejak awal telah menikmati pertunjukan orkes dangdut LAMBADA pimpinan Cipto.

Warga pun ikut bergoyang mengikuti irama musik. Gelak tawa, musik dangdut dan ramainya pengunjung membuat suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kupang Panjaan berlangsung penuh keakraban.

Bagi warga, bazar kemerdekaan tersebut bukan sekadar kegiatan hiburan. Acara itu menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menggerakkan ekonomi warga dan menjaga semangat kebersamaan di tengah lingkungan kampung.

Dengan semangat gotong royong, warga Kupang Panjaan menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dirayakan secara sederhana, meriah dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *