MOJOKERTO, Nusantaraabadinews.com – BEM Universitas Airlangga melalui Kementerian Lingkungan Hidup menggelar workshop pembuatan gantungan kunci dari tutup botol plastik (Eco Craft) di SDN Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 15 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Jagawana 5.0.
Workshop ini dilaksanakan untuk mengenalkan pemanfaatan limbah daur ulang sekaligus memberikan pengalaman edukatif kepada siswa, sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Rangkaian acara diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) yang memaparkan tujuan kegiatan kepada para siswa.
Selanjutnya, tim mahasiswa Universitas Airlangga memberikan demonstrasi langsung mengenai pengenalan alat, bahan, serta tahapan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol bekas. Demonstrasi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Usai sesi demonstrasi, para siswa berkesempatan mempraktikkan langsung pembuatan karya tersebut dengan didampingi oleh mahasiswa penanggung jawab. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mereka berkreasi menciptakan gantungan kunci dalam berbagai bentuk.
Salah satu guru SDN Dilem mengapresiasi positif pelaksanaan kegiatan edukatif berbasis lingkungan ini.
“Kegiatan seperti ini sangat baik bagi anak-anak karena mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna. Anak-anak terlihat sangat senang dan antusias,” ungkapnya, Sabtu (22/8/2026).
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi penyerahan hasil karya dan foto bersama antara siswa, guru, serta mahasiswa Universitas Airlangga.
Melalui program Eco Craft Jagawana 5.0 ini, pihak penyelenggara berharap dapat menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada generasi muda, sekaligus membuka wawasan bahwa limbah plastik dapat diolah kembali menjadi produk yang bernilai guna. (Red)
Sabtu, 22 Agustus 2026
Eco Craft
Penulis : Yemima Karina/Fak. Vokasi/Destinasi Pariwisata
Nusantara Abadi News






