EVALUASI SEKOLAH RAKYAT: Bupati Madiun Perkuat Koordinasi dan Penanganan Peserta Didik

  • Whatsapp
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran, pengasuhan, hingga kehidupan peserta didik di asrama berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan.

Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran di Sekolah Rakyat tersebut digelar di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat, Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Senin (5/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan evaluasi tidak hanya membahas proses belajar mengajar. Pemerintah daerah turut mengevaluasi pelaksanaan pengasuhan, aktivitas peserta didik selama berada di asrama, koordinasi antarpetugas, hingga pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur pelaksana.

Berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan program juga menjadi bagian penting dalam evaluasi. Langkah tersebut dilakukan agar setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara terkoordinasi.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan keberhasilan Sekolah Rakyat membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang kuat di antara seluruh unsur pelaksana.

Menurutnya, setiap kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program harus didokumentasikan dan dilaporkan secara tertib serta berkala. Dengan demikian, perkembangan program dapat dipantau sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan.

Bupati juga meminta agar persoalan yang berkaitan dengan peserta didik ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Hal itu dinilai penting karena pelaksanaan Sekolah Rakyat masih berada dalam tahap penyesuaian, baik menyangkut pola pembelajaran maupun kehidupan peserta didik di lingkungan asrama.

“Harapannya, Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk tumbuh, berkembang, dan membangun masa depan,” ujar Bupati.

Dalam evaluasi tersebut, Pemkab Madiun menyiapkan sejumlah langkah perbaikan yang dilakukan secara bertahap.

Dalam jangka pendek, pemerintah daerah akan menginventarisasi seluruh persoalan yang ditemukan di lapangan. Permasalahan yang bersifat mendesak diharapkan dapat segera diselesaikan, sementara komunikasi dan koordinasi harian antarpetugas terus diperkuat.

Untuk jangka menengah, perbaikan diarahkan pada pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala. Kapasitas wali asuh, wali asrama, serta petugas lainnya juga akan diperkuat agar mampu menjalankan tugas secara optimal.

Selain itu, laporan perkembangan peserta didik secara berkala perlu disusun. Laporan tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan tindak lanjut sekaligus melihat perkembangan peserta didik selama mengikuti program Sekolah Rakyat.

Saat ditemui awak media, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program baru sekaligus program strategis nasional yang membutuhkan evaluasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan tidak boleh dibiarkan berlarut. Setiap persoalan harus segera dikoordinasikan dengan pihak terkait agar solusi dapat ditemukan dan diterapkan.

“Program kita ini sudah berjalan mulai Agustus, September, dan Oktober. Nah, di bulan Oktober ini kita evaluasi supaya secepat mungkin dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi, sehingga kita bisa memberikan solusi. Karena kita punya keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada solusinya,” jelasnya.

Bupati menilai evaluasi menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program strategis tersebut berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Karena ini juga program baru, program strategis nasional, ini harus sukses. Dan untuk sukses itu butuh upaya yang luar biasa. Salah satunya adalah evaluasi. Ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan evaluasi kemudian ditutup dengan foto bersama. Setelah itu, Bupati Madiun didampingi Kepala Dinas Sosial dan kepala organisasi perangkat daerah terkait meninjau sejumlah ruang sekolah.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga melihat secara langsung kondisi peserta didik di lingkungan Sekolah Rakyat. Peninjauan lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan hasil evaluasi tidak berhenti pada pembahasan, tetapi ditindaklanjuti melalui perbaikan di lapangan.

Pemkab Madiun menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan ruang pendidikan sekaligus lingkungan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik. Evaluasi berkala menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga agar program tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Kabupaten Madiun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *