Hari Santri Nasional 2026, 1.349 Santri Ikuti Wisuda Bersama ke-11 di Madiun

  • Whatsapp
Foto: Wisuda Bersama 1.349 santri TPA/TPQ Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada Hari Santri Nasional 2026.
Foto: Wisuda Bersama 1.349 santri TPA/TPQ Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada Hari Santri Nasional 2026.

CARUBAN, Nusantaraabadinews.com – Sebanyak 1.349 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) se-Kabupaten Madiun mengikuti prosesi Wisuda Bersama Angkatan ke-11 di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tahunan yang digelar bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan LKP2 TPA/TPQ tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Wisuda kali ini menjadi momentum istimewa karena tidak hanya diikuti santri anak-anak, tetapi juga santri dewasa hingga lanjut usia (lansia). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas semangat masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an tanpa mengenal batas usia.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Madiun, M. Jazuli, melaporkan bahwa dari total 1.349 peserta wisuda, sebanyak 1.234 merupakan santri anak-anak, sedangkan 115 lainnya terdiri atas santri dewasa dan lansia.

Menurut Jazuli, penyelenggaraan wisuda merupakan bentuk penghargaan terhadap dedikasi para santri dalam mempelajari dan mendalami Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan bersahaja.

“Wisuda ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi para santri dalam mempelajari Al-Qur’an sekaligus mendukung visi Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan bersahaja. Momentum ini juga mengusung tema ‘Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas’,” kata Jazuli.

Foto: Wisuda Bersama 1.349 santri TPA/TPQ Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada Hari Santri Nasional 2026.
Foto: Wisuda Bersama 1.349 santri TPA/TPQ Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada Hari Santri Nasional 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan Wisuda Bersama Angkatan ke-11 terlaksana berkat dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Madiun serta infak swadaya para peserta.

Bupati Madiun dalam kegiatan tersebut diwakili Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, yang secara resmi membuka prosesi wisuda. Acara itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Slamet Riyadi, Pembina LKP2 TPA/TPQ KH Moh. Shodiq, Ketua Baznas, pimpinan organisasi masyarakat Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), alim ulama, serta para camat se-Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya, Purnomo Hadi menyampaikan kebanggaan atas capaian para wisudawan. Ia memberikan perhatian khusus kepada santri dewasa dan lansia yang tetap memiliki semangat untuk belajar dan memperdalam ilmu agama.

Menurutnya, semangat para santri tersebut menjadi pengingat bahwa menuntut ilmu merupakan proses sepanjang hayat, sebagaimana prinsip belajar sejak buaian hingga liang lahat.

Foto: Wisuda Bersama 1.349 santri TPA/TPQ Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada Hari Santri Nasional 2026.
Foto: Wisuda Bersama 1.349 santri TPA/TPQ Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada Hari Santri Nasional 2026.

Selain itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberadaan TPA/TPQ memiliki peran penting dalam membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, serta membentuk akhlak generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital.

“TPQ adalah benteng sekaligus modal luar biasa untuk mendidik kedisiplinan dan rasa hormat kepada orang tua. Keberadaan TPQ telah nyata membentengi anak-anak dari kecanduan bermain ponsel pintar atau gadget yang kerap mengganggu tumbuh kembang mereka,” tegas Wabup.

Ia menilai pendidikan Al-Qur’an tidak sebatas mengajarkan kemampuan membaca kitab suci, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter, penghormatan kepada orang tua, dan penguatan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Purnomo Hadi juga mengulas nilai historis perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu, menurutnya, perlu terus diwariskan melalui penguatan pendidikan agama, penanaman cinta tanah air, serta pembentukan generasi yang berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.

Pemerintah Kabupaten Madiun turut memberikan apresiasi terhadap dedikasi sekitar 2.200 ustaz dan ustazah yang selama ini berperan dalam pendidikan Al-Qur’an di berbagai wilayah kabupaten.

Pemkab Madiun, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan para guru ngaji seiring dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dukungan terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur’an juga ditunjukkan melalui penyaluran bantuan stimulus dari Baznas Kabupaten Madiun senilai Rp10 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan lembaga pendidikan Al-Qur’an dan memperkuat keberlangsungan pembinaan para santri.

Prosesi Wisuda Bersama Angkatan ke-11 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Madiun melalui pelafalan basmalah yang dilanjutkan dengan lantunan selawat bersama.

Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran TPA/TPQ dalam membangun generasi Qurani sekaligus meneguhkan semangat Hari Santri Nasional 2026.

Melalui sinergi pemerintah daerah, lembaga pendidikan Al-Qur’an, organisasi keagamaan, dan masyarakat, pendidikan keagamaan diharapkan terus berkembang serta mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Madiun maupun Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *