SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Arga, siswa asal Surabaya yang dikenal pendiam baik di sekolah maupun lingkungan rumah, ternyata menjelma menjadi sosok garang saat berlaga di arena kejuaraan bela diri. Sikapnya yang tenang berubah drastis ketika ia berhadapan dengan lawan di atas matras. Tak kenal takut dan penuh semangat, Arga menunjukkan dedikasi dan keberanian yang jarang dimiliki anak seusianya.
Disiplin menjadi kunci keberhasilan Arga. Ia mampu membagi waktu dengan baik antara latihan bela diri dan kegiatan belajar di sekolah. Meski bersikap santun dan banyak tersenyum dalam keseharian, Arga menunjukkan keseriusan luar biasa saat menjalani dua dunia yang menuntut komitmen tinggi itu.
Arga merupakan putra dari Dodik Firmansyah, seorang Pemimpin Redaksi media Berita TKP yang juga berprofesi sebagai lawyer di organisasi Peradin Surabaya. Didikan sang ayah yang keras namun bijaksana, menjadi fondasi utama yang membentuk karakter Arga hingga seperti sekarang.

Dalam wawancara yang dilakukan oleh tim redaksi, Dodik Firmansyah mengungkapkan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa anak perlu diajarkan mana yang baik dan mana yang harus ditinggalkan.
“Anak harus dididik sejak dini, dengan ketegasan dan kebijaksanaan. Tujuannya agar mereka bisa membedakan mana yang pantas untuk diikuti dan mana yang harus dihindari. Ketegasan bukan berarti kekerasan, tapi bentuk kepedulian agar mereka tumbuh jadi pribadi jujur, bertanggung jawab, dan kuat,” tegas Dodik Firmansyah.
Didikan yang disiplin dari sang ayah membuat Arga tumbuh menjadi sosok yang patuh dan tangguh. Nilai-nilai kejujuran, ketekunan, dan rasa tanggung jawab menjadi prinsip hidup yang terus dipegangnya.
Keberhasilan Arga tak lepas dari peran keluarga yang selalu hadir memberi arahan dan dukungan. Ia pun menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dan keteladanan dari orang tua sangat berpengaruh dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berprestasi.(**)






