Menteri Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi dan Digitalisasi 45 Sekolah di Sidoarjo, Bantuan Tembus Rp45 Miliar

  • Whatsapp
IMG 20260416 WA0005

SIDOARJO, Nusantaraabadinews.com — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus diperkuat pemerintah pusat melalui program revitalisasi dan digitalisasi sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, secara resmi meluncurkan program tersebut di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (14/4/2026).

Peresmian dipusatkan di SMP Negeri 4 Sidoarjo dan turut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, serta jajaran pemerintah daerah dan tenaga pendidik.

Dalam program tersebut, sebanyak 45 sekolah di Sidoarjo menerima bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Bantuan ini mencakup perbaikan sarana dan prasarana sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan modern.

Tak hanya revitalisasi fisik, pemerintah juga mendorong transformasi digital di sektor pendidikan. Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekolah-sekolah di Sidoarjo menerima bantuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital. Tercatat sebanyak 1.577 unit IFP telah didistribusikan untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan penuh terhadap program ini. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi dan digitalisasi di wilayah tersebut telah mencapai 100 persen.

“Program ini tidak hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Kami berharap sarana yang sudah dialokasikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik,” ujarnya.

Secara nasional, program revitalisasi telah menyasar 16.167 satuan pendidikan di berbagai daerah. Khusus di Sidoarjo, total nilai bantuan yang dikucurkan mencapai lebih dari Rp45 miliar untuk 45 sekolah penerima.

Selain itu, pemerintah pusat juga telah mendistribusikan lebih dari 608 ribu unit IFP ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi era digital.

Ke depan, pemerintah berkomitmen melanjutkan program revitalisasi pada tahun 2026 dengan target tambahan untuk 60 ribu satuan pendidikan. Sejumlah sekolah bahkan telah melalui tahap verifikasi dan validasi guna mempercepat pelaksanaan program tersebut.

IMG 20260416 WA0006 IMG 20260416 WA0004Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memajukan sektor pendidikan di daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 29 sekolah yang menjadi kewenangan kabupaten telah menerima bantuan dengan total nilai Rp20,3 miliar.

Bantuan tersebut mencakup 2 taman kanak-kanak (TK), 24 sekolah dasar (SD), dan 3 sekolah menengah pertama (SMP). Menurutnya, dukungan ini menjadi dorongan besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Sidoarjo.

Tak hanya mengandalkan bantuan pusat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menunjukkan komitmennya melalui alokasi anggaran daerah. Pada tahun 2025, anggaran sebesar Rp79,5 miliar telah digelontorkan untuk rehabilitasi sekolah.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pendidikan juga terus dilakukan, termasuk pembangunan SMP Negeri 2 Tulangan senilai Rp8,1 miliar dan SMP Negeri 2 Prambon sebesar Rp7,1 miliar. Untuk tahun 2026, Pemkab Sidoarjo kembali menyiapkan anggaran rehabilitasi sekolah sebesar Rp40,6 miliar.

Mimik menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan program dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah. Dengan kolaborasi yang kuat, kualitas pendidikan di Sidoarjo akan semakin meningkat,” tegasnya.

Melalui program revitalisasi dan digitalisasi ini, diharapkan lahir generasi muda Sidoarjo yang unggul, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *