Lamongan – Nusantataabadinews.com//3 September 2025.Situasi keamanan nasional yang belakangan ini dirasakan semakin tidak menentu mendorong jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mantup bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para ketua perguruan silat se-Kecamatan Mantup untuk mengambil langkah antisipatif. Pada hari Selasa, 2 September 2025, pukul 13.00 WIB bertempat di pendopo Kecamatan Mantup, dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mantup bersama Camat Mantup dan Danramil Mantup.
Rakor ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua organisasi kepemudaan, hingga para pimpinan perguruan silat yang ada di wilayah Kecamatan Mantup. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata dari kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat lokal, sebagai bagian dari kontribusi terhadap stabilitas nasional.
Dalam arahannya, Kapolsek Mantup Akp. Kharis Ubaidilah S.sos Mh menyampaikan bahwa kondisi bangsa saat ini membutuhkan kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak. Ia menekankan bahwa segala bentuk aksi anarkisme, penjarahan, maupun pembakaran fasilitas umum bukanlah solusi dalam menghadapi persoalan. Justru hal tersebut akan merugikan masyarakat luas dan merusak tatanan kehidupan bersama. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga kondusifitas di Kecamatan Mantup.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Mantup Bpk. Suwanto sastrodiharjo.S.stp.MM Menurutnya, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangatlah penting dalam memberikan pencerahan dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Sementara itu, Danramil Mantup menegaskan bahwa TNI dan Polri bersama pemerintah kecamatan siap bersinergi dalam menjaga keamanan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Sebagai puncak kegiatan rakor, seluruh peserta yang hadir kemudian melakukan deklarasi bersama. Isi deklarasi tersebut menegaskan bahwa Kecamatan Mantup menolak segala bentuk anarkisme, penjarahan, serta pembakaran fasilitas umum.
Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Mantup semakin solid, waspada, dan tetap menjaga persaudaraan. Langkah ini sekaligus menjadi contoh bahwa kerukunan dan kekompakan antara aparat keamanan, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika situasi bangsa yang tidak menentu.(red)






