MALANG, Nusantaraaadinews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kominfo Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui upaya peningkatan literasi digital.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan CERDIG – Cerdas Digital bertajuk “Membangun Masyarakat Cerdas Digital Menuju Jawa Timur yang Tangguh dan Terus Bertumbuh di Era Teknologi” yang digelar di Malang, Selasa (21/10/2025).
Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, content creator, dan pegiat media sosial dari berbagai perguruan tinggi di Malang turut ambil bagian. Di antaranya berasal dari Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan UIN Maulana Malik Ibrahim. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah komunitas seperti Komunitas Rupa Nusa, PMII Kota Malang, BEM Universitas Negeri Malang, Komunitas Influencer Malang, dan Komunitas Ngalam Influencer.
Dua narasumber utama hadir memberikan materi inspiratif. Taufik Akbar, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, membawakan materi berjudul “Kesadaran Digital: Perspektif Pengetahuan dan Nilai Sosial Budaya”. Sementara Fariz Kevin Harlens, Ketua Gerakan Pride Jawa Timur yang dikenal sebagai Kevin Brengos, menyampaikan materi bertajuk “Mewujudkan Masyarakat Bijak, Aman, dan Aktif Berkontribusi di Dunia Digital”.
Kegiatan dibuka secara daring oleh Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin. Dalam sambutannya, Sherlita menekankan pentingnya kecerdasan masyarakat dalam memilah informasi di ruang digital. Ia mengutip data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang menunjukkan bahwa 72,6 persen masyarakat Indonesia kini mengandalkan media sosial sebagai sumber utama informasi, namun media tersebut juga menjadi ladang penyebaran hoaks yang paling sering ditemukan.
“Situasi ini menuntut kita semua untuk lebih cerdas dalam menggunakan media digital. Literasi digital bukan hanya soal kemampuan mengakses teknologi, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami, menyeleksi, dan memanfaatkan informasi secara bijak,” ujar Sherlita.
Ia menegaskan bahwa melalui program CERDIG, Pemprov Jawa Timur bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial secara cerdas serta menciptakan ruang digital yang sehat.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (Kabid IKP) Kominfo Jatim, Putut Darmawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan CERDIG di Malang bertujuan untuk membentuk masyarakat yang cerdas digital melalui peningkatan kecakapan dan literasi digital.
“Selain membekali masyarakat menghadapi risiko negatif di ruang digital seperti hoaks, penipuan, dan isu siber, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk inovasi, pengembangan UMKM, peningkatan efisiensi layanan publik, dan ekonomi kreatif,” jelas Putut.
Melalui program CERDIG, Kominfo Jatim terus memperkuat pondasi masyarakat agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga produsen dan pengguna yang cerdas, berdaya, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Jawa Timur yang tangguh dan berkelanjutan. (ns,ze-vin/s)
Dinas KOMINFO JATIM






