Ngetrial Bareng Gunung Pandan Himpun 500 Peserta, Warga Dusun Klangon Bersatu Galang Dana Pembangunan Masjid Baithul Hikmah

  • Whatsapp
Img 20260202 Wa0059

MADIUN, Nusantaraabadinews.com — Semangat kebersamaan dan gotong royong warga Dusun Klangon, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terpancar kuat dalam kegiatan ngetrial bareng yang digelar di kawasan Gunung Pandan. Kegiatan ini berhasil menyedot perhatian sekitar 500 peserta, tidak hanya dari wilayah sekitar Gunung Pandan, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Madura, Jember, hingga Banyuwangi.

Kegiatan ngetrial bareng tersebut diselenggarakan dengan tujuan utama penggalangan dana untuk melanjutkan pembangunan Masjid Baithul Hikmah, yang hingga kini masih dalam proses dan belum sepenuhnya rampung. Meski dikemas sederhana, acara ini menjadi momentum penting yang menunjukkan kuatnya solidaritas warga desa bersama komunitas pecinta olahraga motor trial.

Seluruh rangkaian kegiatan didukung oleh swadaya masyarakat Dusun Klangon. Bentuk swadaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan konsumsi bagi para peserta, khususnya makan siang dengan menu masakan khas pedesaan yang dimasak langsung oleh warga. Kesederhanaan menu justru menjadi daya tarik tersendiri, karena banyak peserta mengaku sangat menikmati hid noticeably omemade khas desa yang disajikan oleh panitia.

Selain dukungan tenaga dan konsumsi, sejumlah pengusaha lokal di Dusun Klangon turut berpartisipasi sebagai donatur dengan memberikan bantuan dana tunai. Seluruh hasil penggalangan dana dari kegiatan ini dialokasikan untuk mendukung kelanjutan pembangunan Masjid Baithul Hikmah sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat setempat.
Yang membanggakan, persiapan acara ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar dua minggu. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan tertib. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kekompakan satu dusun mampu menghadirkan sebuah kegiatan besar yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah.

Kepala Desa Klangon, Didik, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ngetrial bareng tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi pembangunan masjid, tetapi juga mempererat silaturahmi, memperkenalkan potensi desa, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara warga dan komunitas motor trial.

Sementara itu, Parmo, selaku Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun Klangon, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas antusiasme peserta yang hadir. Ia mengaku jumlah peserta jauh melampaui perkiraan awal panitia.
“Awalnya kami memperkirakan peserta sekitar 300 orang. Namun ternyata yang datang mencapai kurang lebih 500 peserta, bahkan banyak rider yang datang dari luar daerah. Ini benar-benar di luar prediksi kami,” ujarnya.

Parmo juga menegaskan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran aktif pemuda-pemudi Dusun Klangon dan Desa Klangon, yang sebagian besar tergabung dalam komunitas motor trial. Mereka terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, bekerja bahu-membahu demi kelancaran acara.

Dalam kesempatan tersebut, Parmo turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah tokoh dan ikon komunitas trial Desa Klangon, di antaranya Mas Hari Jebeh, Mas Pendik, dan Kang To Kancil, yang dinilai memiliki peran besar dalam menggerakkan komunitas dan menarik minat peserta dari berbagai daerah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta, panitia, serta instansi terkait yang telah ikut mendukung dan menyukseskan kegiatan ngetrial bareng tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, bahwa melalui kebersamaan, swadaya, dan sinergi dengan komunitas, sebuah desa mampu menggelar kegiatan berskala besar sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Merry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *