Edukasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan, Nelayan Madiun Didorong Kelola Perairan Berkelanjutan

  • Whatsapp
Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat
Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Upaya memperkuat sektor perikanan berkelanjutan terus digencarkan melalui sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan di perairan umum daratan. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 9 April 2026, di ruang pertemuan Kantor BPP Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun. Sebanyak 30 peserta dari perwakilan kelompok perairan daratan se-Kecamatan Saradan turut hadir dalam sosialisasi dan pembinaan usaha penangkapan ikan tersebut.

Bacaan Lainnya

Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Raswiyanto SH, yang mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sektor perikanan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan.

Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat
Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat

“sektor perikanan termasuk salah satu sektor yang mendukung ketahanan pangan termasuk di dalamnya budidaya maupun penangkapan ikan di perairan umum. kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi protein hewani yang sehat dan bergizi terutama produk berbahan ikan telah mendorong peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Madiun dari tahun ke tahun meningkat hal ini perlu di sikapi dengan penyediaan ikan yang cukup,” ungkapnya.

Kabupaten Madiun memiliki potensi perairan umum daratan yang cukup besar, mulai dari waduk, sungai hingga genangan air lainnya. Sumber daya ini dinilai strategis dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

Namun demikian, pemanfaatannya harus tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem. Aktivitas penangkapan ikan yang tinggi tanpa pengelolaan berkelanjutan berpotensi menurunkan stok sumber daya ikan.

Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat
Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan perairan yang terintegrasi. Materi disampaikan oleh Ardiani Mariasari S.Pi., M.Si selaku Ketua Tim Kerja PSDI dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur serta Nur Basuki S.Pt, Kabid Perikanan Kabupaten Madiun.

Para narasumber menekankan bahwa pengelolaan perairan umum daratan harus mengedepankan prinsip kelestarian dan keberlanjutan. Hal ini mencakup penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, perlindungan habitat, penebaran benih ikan lokal, serta penegakan hukum.

Pengelolaan tidak hanya berfokus pada hasil tangkapan, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem secara menyeluruh melalui kolaborasi antara pemerintah, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas), dan nelayan.

Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat
Foto: Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun oleh DKP Jawa Timur dan Dinas Perikanan setempat

Mereka juga menegaskan bahwa upaya ini bertujuan menciptakan ekosistem yang seimbang, hasil tangkapan berkelanjutan, serta peningkatan ekonomi masyarakat nelayan.

Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber, menunjukkan keseriusan nelayan dalam memahami praktik penangkapan yang benar.

Salah satu peserta, Handoko dari Desa Pajaran, menyampaikan apresiasinya.

“terimah kasih banyak kepada Dinas pertanian dan perikanan kabupaten Madiun yg telah mendampingi dan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat serta bisa membantu meningkatkan ekonomi keluarga.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan para nelayan mampu menerapkan teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan, sehingga produktivitas meningkat tanpa mengorbankan kelestarian sumber daya. Pada akhirnya, kesejahteraan keluarga nelayan pun dapat terus berkembang secara berkelanjutan.(T14/M3RRY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *