SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat kelurahan. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut dilakukan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, yang secara rutin memberikan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat pelaku budidaya perikanan.
Pada Kamis (11/6/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Jemur Wonosari, Aiptu Sutrisno, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dan sambang ke lokasi budidaya ikan konsumsi milik Kelompok Tani Budidaya Ikan Konsumsi Jemur Wonosari yang berada di RT 02 RW 04, Kelurahan Jemur Wonosari, Surabaya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung sektor produktif yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan di lingkungan perkotaan.
Dalam kunjungannya, Aiptu Sutrisno mewakili Kapolsek Wonocolo berdialog langsung dengan Riyono, anggota Kelompok Tani Budidaya Ikan Konsumsi Jemur Wonosari. Dari hasil pemantauan di lapangan, kolam budidaya tersebut saat ini menampung sekitar 1.400 ekor ikan nila.
Menariknya, budidaya ikan tersebut telah menerapkan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), yakni sistem budidaya modern yang memungkinkan proses sirkulasi dan penyaringan air berlangsung secara berkelanjutan.
Penerapan teknologi RAS dinilai mampu menjaga kualitas air tetap stabil, meningkatkan kesehatan ikan, serta mendukung produktivitas budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Menurut Riyono, hasil panen ikan nila yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional, tetapi juga dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, sebagian hasil panen dibagikan kepada warga sekitar. Sementara sisanya dipasarkan guna menjaga keberlanjutan usaha budidaya yang telah berjalan selama ini.
Kapolsek Wonocolo, Kompol Haryoko Widhi, menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan sarana untuk mengetahui secara langsung perkembangan usaha masyarakat sekaligus memberikan motivasi agar program budidaya yang telah berjalan dapat terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai sektor produktif, termasuk pertanian dan perikanan, karena memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kompol Haryoko juga memberikan apresiasi atas semangat warga yang terus mengembangkan budidaya ikan konsumsi meski berada di kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan.
“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mendorong terciptanya lingkungan yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat program-program ketahanan pangan yang bermanfaat bagi warga,” jelas Kompol Haryoko, Sabtu (13/6/2026).
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, budidaya ikan nila berbasis teknologi modern di Kelurahan Jemur Wonosari diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan sektor perikanan yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sinergi antara kepolisian, kelompok tani, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga melalui sektor perikanan modern.






