MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan Ikatan Alumni (IKA) Unipma memperkuat sinergi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
Penguatan kolaborasi tersebut ditandai melalui kegiatan Sinergi Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun dengan Universitas PGRI Madiun dan Ikatan Alumni Unipma yang dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus IKA Unipma Masa Bakti 2026–2030.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Selasa (11/8/2026). Hadir Bupati Madiun Hari Wuryanto, Rektor Unipma, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun Agus Sujipto, serta jajaran pengurus dan alumni Unipma.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia akademis, dan alumni merupakan kekuatan penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Ia menilai Unipma mempunyai peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Terlebih, cukup banyak tenaga pendidik di Kabupaten Madiun yang merupakan alumni Unipma.
Kolaborasi tersebut, lanjut Hari Wuryanto, dapat diperluas melalui berbagai program, mulai dari Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, peningkatan kompetensi tenaga pendidik hingga pengembangan berbagai potensi daerah.
“Sinergi yang luar biasa ini, harapan kami bisa menjadi kunci sukses percepatan pembangunan di Kabupaten Madiun,” ungkapnya.
Bupati Madiun berharap penguatan kerja sama dengan Unipma dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Madiun.

Sinergi tersebut juga diharapkan mendukung terwujudnya Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA, bersih, sehat, dan sejahtera.
Menurut Hari Wuryanto, peran Unipma tidak harus terbatas pada sektor pendidikan. Perguruan tinggi juga diharapkan ikut terlibat dalam pengembangan potensi wilayah, terutama dalam mendukung komitmen pemerintah daerah terhadap hilirisasi investasi dan penciptaan lapangan kerja.
Ia menegaskan, peningkatan kesempatan kerja harus dibarengi dengan peningkatan kualitas dan keilmuan tenaga kerja. Karena itu, dibutuhkan pola pembelajaran yang fleksibel agar masyarakat yang sudah bekerja tetap mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kompetensinya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan tenaga kerja sejalan dengan perkembangan investasi dan potensi ekonomi yang dikembangkan di Kabupaten Madiun.
Kepada Pengurus IKA Unipma Masa Bakti 2026–2030 yang baru dikukuhkan, Hari Wuryanto berpesan agar amanah menjalankan tugas serta memperkuat silaturahmi dengan almamater dan Pemerintah Kabupaten Madiun.
Ia juga mendorong organisasi alumni tersebut menghadirkan program kerja yang konkret dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sekarang masyarakat sudah luar biasa, tidak hanya bisa dijanjikan saja. Mereka mintanya dibuktikan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan IKA Unipma diharapkan tidak berhenti sebagai wadah silaturahmi alumni. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan kolaboratif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan siap membuka ruang kolaborasi bersama IKA Unipma dan Unipma untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan alumni diharapkan mampu memperkuat pembangunan sumber daya manusia sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun juga berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan demikian, Unipma tidak hanya berkontribusi dalam bidang pendidikan, tetapi juga ikut mengambil peran dalam mengembangkan berbagai potensi Kabupaten Madiun.
Pengukuhan Pengurus IKA Unipma Masa Bakti 2026–2030 menjadi momentum untuk memperluas jejaring kolaborasi tersebut, sekaligus mendorong kontribusi alumni dan almamater bagi kemajuan masyarakat serta pembangunan Kabupaten Madiun.






