SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Keluarga besar SMAK Frateran Surabaya turut menyambut dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah atau 25 Agustus 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, keteladanan, dan nilai-nilai kebaikan di lingkungan sekolah.
Kepala SMAK Frateran Surabaya, Fr. William Satel Sura BHK, S.Pd., MM, bersama keluarga besar sekolah menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang penuh makna. Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap Rasulullah SAW, peringatan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai moral, toleransi, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, sosok Nabi Muhammad SAW merupakan teladan universal dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kejujuran, kesabaran, keadilan, dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan.
“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita bersama-sama meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah. Semoga nilai-nilai kebaikan, kedamaian, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh dalam kehidupan kita,” menjadi semangat keluarga besar SMAK Frateran Surabaya dalam menyambut peringatan tersebut.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara seluruh keluarga besar SMAK Frateran Surabaya, baik jajaran pimpinan, para guru, tenaga kependidikan, maupun para peserta didik. Semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang harmonis, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Fr. William Satel Sura BHK menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pembentukan karakter dan akhlak peserta didik juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
Keteladanan Nabi Muhammad SAW, lanjutnya, dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, menghormati orang lain, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Momentum 12 Rabiul Awal 1448 H tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar SMAK Frateran Surabaya untuk terus menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar SMAK Frateran Surabaya berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus diwujudkan dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta semakin memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan bagi seluruh keluarga besar SMAK Frateran Surabaya,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akhirnya bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun generasi yang berkarakter dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan. (Abie)






