Desa Taji Magetan Jadi Laboratorium Energi Nasional, Ubah Sampah Menjadi Listrik Lewat Turbin Mikro mGT-MF

  • Whatsapp
IMG 20260426 WA0041

MAGETAN, Nusantaraabadinews.com Kelurahan Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, bersiap menorehkan sejarah dalam peta teknologi energi terbarukan Indonesia. Desa di lereng Gunung Lawu ini terpilih menjadi lokasi penempatan prototipe teknologi canggih bernama micro Gas Turbine Multi-Fuel (mGT-MF), sebuah sistem pembangkit listrik cerdas yang mampu mengolah berbagai jenis bahan bakar, termasuk sampah dan limbah biomassa.

​Proyek strategis nasional ini merupakan hasil kolaborasi tingkat tinggi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), ITB, Polman Bandung, dan Polban, dengan dukungan pendanaan Riset Inovasi Strategis (PRIS) mencapai Rp 15 miliar.

IMG 20260426 WA0040Inovasi Mandiri Tanpa Impor

Berbeda dengan pengadaan alat pada umumnya, turbin yang akan ditempatkan di Taji ini merupakan murni hasil rekayasa putra-putri bangsa. Ketua Periset, Dr.-Ing. Maulana Arifin dari BRIN, dalam dokumen resminya menekankan bahwa proyek ini bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap teknologi pembangkit impor.

​”Teknologi ini dirancang untuk mencapai TRL 9, yang berarti siap untuk dikomersialisasi secara luas setelah pengujian di Magetan berhasil,” tulis laporan tersebut.

IMG 20260426 WA0044Pak Lurah Taji: “Ini Bantuan yang Luar Biasa”

Kabar mengenai penempatan alat ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Desa/Lurah Taji. Menurutnya, bantuan teknologi ini diharapkan dapat menjawab persoalan kemandirian energi di tingkat desa. Dengan kemampuan Multi-Fuel, mesin ini nantinya tidak hanya bergantung pada gas alam, tetapi juga bisa memanfaatkan potensi limbah lokal untuk diubah menjadi sumber listrik warga.

Spesifikasi Teknis mGT-MF

Secara teknis, turbin ini bekerja dengan siklus Brayton pada skala 10-500 kW. Keunggulan utamanya terletak pada ruang bakar yang fleksibel terhadap berbagai jenis gas, mulai dari syngas hasil gasifikasi sampah hingga hidrogen hijau. (Antok)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *