Sparta Pena FC U-40 Gagal ke Final, Tetap Ukir Prestasi di Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026

  • Whatsapp
Foto: Pemain Sparta Pena FC U-40 berjuang menghadapi Pemkab Madiun U-40 pada laga semifinal Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 di Lapangan Tribrata Polres Madiun.
Foto: Pemain Sparta Pena FC U-40 berjuang menghadapi Pemkab Madiun U-40 pada laga semifinal Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 di Lapangan Tribrata Polres Madiun.

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Perjalanan Sparta Pena FC U-40 menuju partai final Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 harus berakhir di babak semifinal. Tim yang diperkuat para jurnalis tersebut harus mengakui keunggulan Pemkab Madiun U-40 setelah kalah dengan skor 0-4 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tribrata Polres Madiun.

Meski gagal melangkah ke laga puncak, capaian Sparta Pena FC U-40 menembus babak empat besar menjadi prestasi tersendiri. Pasalnya, sepanjang fase grup hingga perempat final, tim tersebut belum pernah mengalami kekalahan.

Bacaan Lainnya

Sparta Pena FC U-40 menunjukkan performa meyakinkan sejak babak penyisihan Grup D. Mereka membuka perjalanan dengan kemenangan 5-3 atas PKDI, kemudian menundukkan Bank Jatim 3-2, serta bermain imbang tanpa gol melawan Polres Madiun B.

Rangkaian hasil positif tersebut mengantarkan Sparta Pena FC keluar sebagai juara grup sekaligus memastikan tiket ke babak gugur.

Performa apik berlanjut pada perempat final. Tim jurnalis ini berhasil mengalahkan Senkom Polri dengan skor 4-2 dan mengamankan tempat di semifinal. Namun, langkah mereka akhirnya dihentikan oleh Pemkab Madiun U-40 yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Foto: Pemain Sparta Pena FC U-40 berjuang menghadapi Pemkab Madiun U-40 pada laga semifinal Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 di Lapangan Tribrata Polres Madiun.
Foto: Pemain Sparta Pena FC U-40 berjuang menghadapi Pemkab Madiun U-40 pada laga semifinal Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 di Lapangan Tribrata Polres Madiun.

Manajer Sparta Pena FC U-40, Wiwit Eko Prasetyo, tetap memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemain yang mampu membawa tim hingga babak semifinal.

“Target awal memang ingin sampai final. Tapi di semifinal kami kebobolan lebih dulu dan itu membuat konsentrasi pemain sedikit terganggu. Meski begitu, saya tetap mengapresiasi perjuangan teman-teman yang sudah membawa nama media hingga empat besar,” ujar Wiwit.

Menurutnya, tim sebenarnya mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, gol cepat yang dicetak lawan berdampak terhadap mental dan konsentrasi para pemain.

“Secara keseluruhan permainan teman-teman cukup baik. Dukungan suporter juga luar biasa. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan diri untuk perebutan juara tiga,” katanya.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, Sparta Pena FC U-40 akan menghadapi Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun pada laga perebutan peringkat ketiga yang akan digelar Senin (22/6/2026) pagi di Lapangan Tribrata Polres Madiun.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Sparta Pena FC untuk menutup turnamen dengan hasil positif sekaligus mengamankan posisi tiga besar.

Di sisi lain, kemenangan atas Sparta Pena FC memastikan Pemkab Madiun U-40 melangkah ke partai final. Mereka akan menghadapi Polres Madiun A yang juga berhasil mengamankan tiket ke laga puncak.

Partai final Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin sore di Lapangan Tribrata Polres Madiun.

Kapten Pemkab Madiun U-40, Joko Lelono, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai instansi.

“Melalui olahraga seperti ini, kita bisa menjalin silaturahmi dengan teman-teman dari berbagai instansi. Kebersamaan, kekompakan, dan hubungan yang harmonis bisa terus terbangun dan tentunya bermanfaat bagi semua,” ujar Joko Lelono.

Turnamen Mini Soccer Polres Madiun Cup 2026 digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kompetisi ini diikuti berbagai tim dari unsur pemerintah daerah, perbankan, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas yang ada di Kabupaten Madiun.

Selain menjadi ajang unjuk kemampuan di lapangan, turnamen tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan kebersamaan antarinstansi di Kabupaten Madiun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *