Kabupaten Madiun Jadi Penyaluran Perdana Bantuan Pangan se-Jawa Timur

  • Whatsapp
Foto: Penyaluran bantuan pangan Perum Bulog kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Balerejo, Kabupaten Madiun
Foto: Penyaluran bantuan pangan Perum Bulog kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Balerejo, Kabupaten Madiun

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Kabupaten Madiun menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang memulai penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Perum Bulog di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun, Perum Bulog, Forkopimcam Kebonsari, kepala desa, serta masyarakat penerima bantuan.

Bacaan Lainnya

Kepala Cabang Bulog Madiun Agung Sarianto mengatakan, bantuan pangan di Kabupaten Madiun menyasar 107.231 penerima. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras untuk masing-masing alokasi.

Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras. Dengan jumlah penerima tersebut, total beras yang disalurkan mencapai 3.216.930 kilogram.

Agung menjelaskan, program bantuan pangan merupakan bagian dari jaring pengaman sosial pemerintah. Program tersebut ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

Selain itu, bantuan pangan juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung stabilitas pangan nasional.

Perum Bulog, kata Agung, memastikan beras yang diberikan kepada masyarakat memenuhi standar kelayakan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“Bantuan pangan di Kabupaten Madiun diberikan kepada 107.231 penerima. Masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras untuk setiap alokasi,” ujar Agung.

Penyaluran di Desa Balerejo tersebut sekaligus menjadi penyaluran perdana bantuan pangan untuk wilayah Provinsi Jawa Timur.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Perum Bulog atas bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Madiun.

Menurutnya, program tersebut menunjukkan kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat, supaya masyarakat tetap sejahtera, supaya tidak sampai kekurangan,” tutur Bupati.

Hari Wuryanto juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan kerukunan dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Memasuki bulan kemerdekaan, masyarakat Kabupaten Madiun turut diimbau memasang bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Madiun akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi seluruh jajaran pemerintahan.

Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Madiun diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat penerima manfaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *