Grebeg Maulud Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar Meriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

  • Whatsapp
Foto: Grebeg Maulud Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar Desa Banjarsari Kulon Madiun dihadiri Bupati Hari Wuryanto
Foto: Grebeg Maulud Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar Desa Banjarsari Kulon Madiun dihadiri Bupati Hari Wuryanto

MADIUN, Nusantaraabadinews.com โ€“ Suasana religius dan kebersamaan masyarakat mewarnai kegiatan Grebeg Maulud yang digelar Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diikuti para santri, jamaah, serta masyarakat sekitar pondok. Selain menjadi sarana memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Grebeg Maulud juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keagamaan yang telah berkembang dan melekat di tengah masyarakat Banjarsari.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan Grebeg Maulud sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan warga. Tradisi tersebut diharapkan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat setempat.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Grebeg Maulud di Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar. Menurutnya, kegiatan keagamaan dan tradisi masyarakat seperti ini turut mendukung upaya pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang bersih, sehat, tertib, lancar, dan harmonis.

โ€œMelalui kegiatan Maulid ini, kita berharap anak-anak kita selalu meneladani apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Kita semua harus istiqomah melakukan kebaikan dan jangan sampai lupa untuk selalu bersholawat,โ€ ujar H. Hari Wuryanto.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kepedulian sosial.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hari Wuryanto juga mengajak masyarakat Banjarsari Kulon dan Banjarsari Wetan untuk terus menjaga kebersamaan serta istiqomah dalam bersholawat.

Ia menilai kegiatan keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat perlu terus dipertahankan. Selain memperkuat nilai-nilai religius, kegiatan semacam Grebeg Maulud juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menjaga tradisi lokal.

Grebeg Maulud Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mampu menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi perpaduan antara nilai keagamaan, silaturahmi, dan pelestarian tradisi lokal yang terus hidup di tengah masyarakat Desa Banjarsari Kulon.

Melalui Grebeg Maulud, masyarakat diharapkan semakin mencintai Nabi Muhammad SAW dengan mengamalkan ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banjarsari dapat terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *