Tragedi Dini Hari Berdarah di Benowo: Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kecelakaan di Jl. Bandarejo

  • Whatsapp
Compress 20250507 141609 9960
Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas dini hari di Benowo, Surabaya

SURABAYA, Nusantaraabadinews – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Surabaya Barat. Seorang remaja laki-laki berusia sekitar 15 tahun dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jl. Bandarejo, Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu dini hari, 7 Mei 2025.

Menurut informasi yang diterima dari Command Center, laporan insiden masuk pada pukul 00:57 WIB. Tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi dan tiba hanya lima menit kemudian, tepatnya pukul 01:02 WIB.

Bacaan Lainnya

Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah tergeletak di tengah jalan dalam kondisi tidak sadar. Tim Reaksi Cepat (TRC) Petir, TGC Barat, dan Posko Terpadu Barat segera melakukan pemeriksaan awal. Setelah dilakukan penanganan medis oleh tim TGC Barat, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Compress 20250507 141609 9960
Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas dini hari di Benowo, Surabaya

Proses evakuasi korban meninggal dunia (MD) dilakukan oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya bersama Posko Terpadu Barat. Korban langsung dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Soetomo menggunakan ambulans dari Dinas Sosial Kota Surabaya.

Menurut data yang diterima Command Center Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih belum diketahui. Korban hanya tercatat sebagai “Mr. X”, diperkirakan berusia sekitar 15 tahun, dengan jenis kelamin laki-laki. Alamat dan informasi lainnya belum tersedia.

Petugas yang terlibat dalam penanganan insiden ini antara lain: BPBD Kota Surabaya, Tim Gerak Cepat (TGC) Barat, Posko Terpadu Barat, Polsek Benowo, Satpol PP (Praja) Benowo, Ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan mengidentifikasi korban.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *