Tragedi Ibiza Surabaya: Pengunjung Tewas Bersimbah Darah, Polisi Usut Keributan di Dalam Diskotek

  • Whatsapp
Foto: lokasi pengunjung tewas di depan Ruko Andika Plasa usai dugaan keributan di Diskotek Ibiza Surabaya.
Foto: lokasi pengunjung tewas di depan Ruko Andika Plasa usai dugaan keributan di Diskotek Ibiza Surabaya.

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Suasana hiburan malam di Diskotek Ibiza berubah mencekam setelah seorang pengunjung ditemukan tewas dengan luka parah di bagian kepala, Kamis dini hari (27/11/2025). Korban, yang hingga kini belum teridentifikasi secara resmi, diduga mengalami kekerasan akibat pukulan botol yang memicu pendarahan hebat.

Pihak kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan. “Masih dalam proses penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Genteng Polrestabes Surabaya, Iptu Vian Wijaya, saat dikonfirmasi siang harinya. Ia menegaskan bahwa pihaknya tengah menghimpun keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya
Foto: lokasi pengunjung tewas di depan Ruko Andika Plasa usai dugaan keributan di Diskotek Ibiza Surabaya.
Foto: lokasi pengunjung tewas di depan Ruko Andika Plasa usai dugaan keributan di Diskotek Ibiza Surabaya.

Insiden ini diduga berawal dari cekcok dan keributan di dalam area diskotek. Korban yang mengalami luka serius sempat berusaha keluar untuk meminta bantuan. Namun nahas, keselamatannya tidak tertolong. Ia tergeletak tak bernyawa di kawasan Ruko Andika Plasa, Jl Simpang Dukuh, Genteng, Surabaya. Rekaman video berdurasi 22 detik memperlihatkan keberadaan seorang waiter dan satpam di sekitar lokasi saat korban berada dalam kondisi kritis.

“Saat ambulans yang dipanggil manajemen Ibiza datang, korban sudah tewas di lokasi. Kami akan minta keterangan para saksi. Dugaan sementara ribut dengan teman sendiri. Tapi untuk detailnya mohon waktu ya Mas,” ujar Vian.

Informasi yang beredar menyebutkan korban dikenal dengan nama panggilan Kento. Keributan sempat dilerai oleh pihak keamanan diskotek, dan korban terlihat didorong menggunakan kursi roda. Namun saat mencapai lantai dasar, korban terjatuh dari kursi roda di halaman ruko. Sang waiter yang membawanya keluar tampak hanya membiarkan korban tanpa memberikan bantuan lanjutan. Kondisi itu membuat korban tidak mendapatkan pertolongan medis cepat hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Penyelidikan lebih mendalam kini menjadi fokus aparat. Polisi masih menelusuri penyebab pasti keributan hingga jatuhnya korban serta memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam penanganan kondisi darurat tersebut.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *