MALANG, Nusantaraabadinews.com – Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR menggelar kegiatan Pelita Cahya Soreku sebagai bagian dari rangkaian kegiatan GARDA X AGIP 2025, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di TPQ Bahrul Ulum dengan tujuan memperkuat pembinaan karakter spiritual santri sejak usia dini.
Kegiatan Pelita Cahya Sore berlangsung di TPQ Bahrul Ulum, yang terletak di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Malang, dan diikuti oleh sekitar 48 santri TPQ. Acara ini menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa Universitas Airlangga kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan religius.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat bersama sebagai bentuk penanaman nilai spiritual dan kebersamaan. Setelahnya, para santri mengikuti lomba mewarnai kaligrafi yang bertujuan mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan nilai-nilai keislaman melalui media seni.
Selain lomba mewarnai, panitia juga menghadirkan sesi Pohon Bertanya, yaitu kuis interaktif menggunakan media pohon pertanyaan yang dibuat oleh panitia GARDA X AGIP 2025. Dalam sesi ini, para santri diajak menjawab berbagai pertanyaan seputar pengetahuan dasar keislaman, seperti kisah nabi, tugas malaikat, hingga ibadah harian. Sesi ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang Islam, serta keberanian para peserta.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para santri tampak aktif berpartisipasi dalam setiap rangkaian acara, baik saat lomba mewarnai maupun ketika mengikuti kuis interaktif Pohon Bertanya. Suasana belajar yang santai dan menyenangkan membuat peserta lebih mudah menerima materi yang disampaikan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada 3 peserta dengan hasil mewarnai kaligrafi terbaik, serta 5 peserta yang dapat menjawab kuis interaktif dengan benar. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara panitia, peserta, dan pihak TPQ Bahrul Ul.
Melalui kegiatan Pelita Cahya Soreku, Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan karakter berbasis spiritual, serta menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar anak-anak di lingkungan TPQ sejak dini. (ZAIKI)






