FinExpo 2025 di Surabaya: Wujud Nyata Komitmen Tingkatkan Inklusi Keuangan Nasional

  • Whatsapp
Screenshot 20251023 230721 Chrome

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kelompok Kerja Inklusi Keuangan (Pokja Inklusi Keuangan) secara resmi membuka puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Atrium Tunjungan Plaza 6, Surabaya, Kamis (23/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Financial Expo (FinExpo) 2025 yang berlangsung hingga 26 Oktober 2025, dengan menghadirkan berbagai layanan, edukasi, dan aktivasi akses keuangan bagi masyarakat.

FinExpo 2025 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Road to BIK yang telah digelar sepanjang September hingga Oktober di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, OJK bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) berupaya memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan. Termasuk di dalamnya berbagai kegiatan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang melibatkan kantor OJK di daerah.

Dalam sambutannya, Wani Sabu, Senior Advisor Bank Central Asia (BCA) sekaligus Ketua Panitia FinExpo 2025, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pelaku usaha di industri keuangan yang mendapat dukungan penuh dari OJK.

“FinExpo bukan sekadar ajang promosi produk keuangan, tetapi momentum bagi industri untuk bersama-sama membangun masyarakat Indonesia yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Mohammad Ismail Riyadi, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, menegaskan pentingnya peran BIK dan FinExpo dalam mendukung target inklusi keuangan nasional.

“Sesuai amanat RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029, kita menargetkan tingkat inklusi keuangan mencapai 91% pada 2025 dan 98% pada 2045. FinExpo menjadi salah satu instrumen strategis untuk mewujudkan target tersebut,” jelasnya.

Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), guna memperluas akses layanan keuangan di seluruh wilayah Jawa Timur.

“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan keuangan secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Yunita.

Edukasi, Hiburan, dan Akses Keuangan dalam Satu Tempat

Usai prosesi pembukaan simbolik FinExpo 2025, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bincang santai bertajuk “Seputar BIK & FinExpo 2025” yang menghadirkan sejumlah panelis, antara lain Ketua FinExpo, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Kepala OJK Jatim, serta Wakil Ketua FinExpo dari PT Pegadaian, Yudi Sadono.

Dalam sesi tersebut, Yudi menjelaskan bahwa FinExpo 2025 tidak hanya berisi pameran produk dan layanan lembaga keuangan, tetapi juga menawarkan pengalaman edukatif dan interaktif bagi pengunjung.

“Kami menyiapkan talkshow edukatif, kompetisi, games interaktif, kuis berhadiah, penampilan bintang tamu, hingga grand prize mobil listrik di hari penutupan,” ungkapnya.

Pusat Aktivitas Keuangan Surabaya

FinExpo 2025 digelar di area Tunjungan Plaza 1, 2, 3, dan 6, dengan berbagai program yang mencakup sesi edukasi, konsultasi, pameran produk dan layanan PUJK, serta aktivasi pembukaan rekening dan produk keuangan. Peserta kegiatan terdiri atas lembaga keuangan konvensional dan syariah, regulator, komunitas, UMKM, serta pemerintah daerah.

Penyelenggaraan ini diharapkan memberikan dampak nyata melalui peningkatan literasi keuangan, jumlah partisipasi masyarakat, aktivitas pembukaan akses, serta komitmen pembiayaan dan pendanaan yang lebih kuat. Seluruh kegiatan ini sejalan dengan tema Bulan Inklusi Keuangan 2025: “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

OJK mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Bulan Inklusi Keuangan 2025 untuk memperoleh informasi dan layanan keuangan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memastikan seluruh transaksi dilakukan melalui lembaga jasa keuangan yang berizin dan diawasi OJK, serta memahami manfaat dan risiko produk keuangan yang digunakan.

FinExpo 2025 Surabaya menjadi bukti nyata komitmen OJK bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat tercapainya masyarakat yang inklusif secara keuangan—masyarakat yang tidak hanya memiliki akses, tetapi juga pemahaman untuk menggunakan layanan keuangan secara bijak demi kesejahteraan bersama. (jal/s)

Dinas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *