SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Ibarat kacang tak lupa kulitnya, Anggota DPRD Kota Surabaya Komisi A, Muhaimin, SH, MM, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kembali menyapa warga kampung halamannya dengan menggelar kegiatan jaring aspirasi masyarakat (reses) di wilayah Sidosermo IV Gang 5, RT 04/RW 04, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Minggu (8/2/2026). Kampung tersebut memiliki makna tersendiri bagi Muhaimin, sebab di sanalah ia menghabiskan masa kecilnya sebelum meniti karier sebagai abdi negara dan kini menjadi wakil rakyat.
Kegiatan reses kali ini terasa istimewa karena dilaksanakan bersamaan dengan pengajian rutin Jami’iyah Yasinta Al-Ikhlas, yang bertempat di rumah H. Anton. Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipanjatkan khusus untuk mendoakan almarhum dan almarhumah keluarga H. Anton, sebagai bentuk kepedulian dan kekhidmatan jamaah sebelum memasuki agenda utama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para jamaah Yasinta Al-Ikhlas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya acara. Kehadiran Muhaimin disambut hangat, mencerminkan kedekatan emosional antara wakil rakyat dengan konstituennya.
Dalam sambutannya, Muhaimin menyampaikan berbagai hal terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, serta sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah mengalokasikan dana bantuan SPP bagi siswa sekolah negeri yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga diharapkan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena kendala biaya.
“Pendidikan adalah fondasi utama masa depan. Pemerintah kota sudah menyiapkan anggaran agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa sekolah tanpa terbebani biaya SPP,” ujar Muhaimin di hadapan jamaah.
Reses tersebut juga menjadi wadah penyerapan aspirasi warga. Dalam kesempatan itu, Muhaimin—yang akrab disapa Cak Imin—hadir didampingi oleh H. Sumali selaku pengurus PPP DPC Surabaya, H. Suhada sebagai Ketua Pengurus Jami’iyah Yasinta Al-Ikhlas, H. Sulem tokoh masyarakat setempat, H. Tolqi Ketua RT 04, serta Ketua RW 03.
Cak Imin berharap agar Jami’iyah Yasinta Al-Ikhlas terus terjaga kekompakan dan kerukunannya. Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kegiatan jamaah, termasuk bantuan seragam dan program tour religi, sebagai bentuk perhatian terhadap kegiatan keagamaan di tingkat kampung.
“Semoga jamaah Yasinta Al-Ikhlas ini semakin guyub, rukun, dan terus membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar. Saya akan selalu mendukung kegiatan positif yang mempererat ukhuwah,” ungkapnya.
Pada sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan aspirasi secara langsung. Mulyono, warga RT 08/RW 03, mengusulkan pemasangan CCTV di empat titik di wilayahnya demi meningkatkan keamanan lingkungan. Sementara itu, Saiful, warga RT 03/RW 03, menyampaikan keluhannya terkait usulan pemasangan CCTV dan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang telah diajukan sejak tahun 2023 namun hingga kini belum terealisasi.
“Kami sudah menunggu hampir dua tahun. Harapannya melalui Cak Imin, aspirasi ini bisa segera terealisasi demi keamanan dan kenyamanan warga,” ujar Saiful.
Menanggapi hal tersebut, Muhaimin menyatakan akan menampung dan memperjuangkan seluruh aspirasi yang disampaikan warga sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang ada di DPRD Kota Surabaya.
Kegiatan reses pun ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan hangat bahwa wakil rakyat tidak melupakan akar dan kampung halamannya, serta tetap hadir untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat. (Abie,)






