Ketua Komisi VI DPRD RI, Mengikuti Panen Raya Di Kabupaten Tulungagung

  • Whatsapp
IMG 20260429 WA0038

Tulungagung, Nusantaraabadinews.com Ketua komisi VI DPR RI mengikuti panen raya di daerah podorejo sumbergempol Tulungagung, Selain itu kabupaten Tulungagung sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penyumbang pasokan beras di Jawa Timur.

Produksi beras di Indonesia menunjukkan peningkatan yang positif pada tahun 2026 hal ini sejalan dengan program swasembada pangan, Indonesia kini tidak lagi melakukan impor beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, (27/04/2026).

Program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil. Menurutnya, kemampuan petani dalam memproduksi padi kini semakin meningkat sehingga kebutuhan impor beras sudah tidak perlu dilakukan kembali.

Anggia Erma Rini menerangkan bilamana hasil produksi padi di Tulungagung yang melimpah dengan kualitas yang baik, kondisi tersebut turut mendukung ketersediaan stok beras di Bulog.

IMG 20260429 WA0037“Produksi padi di Tulungagung bagus. Sehingga Bulog memiliki stok beras yang melimpah, bahkan kapasitas untuk gudang perlu ditambah,” ujarnya.

Direktur Pengadaan Bulog, Prihasto Setyanto menambahkan, pada tahun 2026 Bulog ditargetkan dapat melakukan serapan beras hingga 4 juta ton. Hingga kini, realisasi serapan beras telah mencapai 2,4 juta ton. “Juni nanti kami optimis bisa selesaikan target serapan beras sebanyak 4 juta ton,” imbuhnya.

Khusus di Jawa Timur, serapan beras telah mencapai 1,3 juta ton. Stok beras di Jawa Timur menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia. “Jadi ini memang capain tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia terkait serapan beras yang dilakukan oleh Bulog,” paparnya.

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin juga menjelaskan, sepanjang 2025 tingkat produksi padi mencapai 319.969,33 ton gabah kering panen (GKP) atau setara 185.582,21 ton beras. Dengan kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 90.944 ton, daerah ini mencatat surplus hingga 94.638,08 ton.

Plt. Bupati Tulungagung Menghadiri Panen Raya Bersama Komisi DPR RI.
”Produksi panen padi kita surplus pada tahun lalu. Angka tersebut menempatkan Tulungagung sebagai salah satu daerah penyuplai beras strategis di Jawa Timur bahkan nasional,” jelasnya.

Dengan capaian tersebut harapannya untuk kedepan Tulungagung akan terus memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan, sekaligus berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas pasokan beras di tingkat regional maupun nasional. (Sup)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *